PENYAKIT CACAR AIR VARICELLA

 

Penyakit varicella atau dikenal dengan cacar air mungkin sudah tidak asing lagi dan merupakan penyakit yang mendunia. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit menular yang umumnya terjadi pada anak-anak namun dapat juga menyerang orang dewasa. Di Indonesia, cacar air diduga terjadi pada saat pergantian musim hujan ke musim panas atau sebaliknya. Infeksi cacar air menyerang semua usia dari 5 tahun hingga 9 tahun. Pasien cacar air berusia dibawah 10 tahun terjadi sekitar 90 persen, sangat sedikit terjadi pada orang dewasa. Mengingat kasus cacar air ini banyak  menyerang anak-anak, sifat penularannya  yang begitu cepat.Penyakit ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya serangan berulang saat  individu tersebut mengalami penurunan daya tahan tubuh. Penyakit ini diberikan penanganan cacar  air atau treatment seperti edukasi, pengobatan dan perawatan. Untuk edukasi, individu diberikan berupa tentang cara penanganan cacar air, seperti isolasi, cara pengobatan dan cara  perawatan  ketika terkena penyakit. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu cara untuk menganalisa penyebaran penyakit cacar air ini.

Proses penyebaran penyakit dapat dimodelkan dalam suatu model matematika, salah  satunya adalah analisis model matematika penyebaran penyakit cacar air. Pemodelan matematika adalah penyusunan suatu deskripsi dari beberapa perilaku dunia nyata (fenomena-fenomena alam) ke dalam bagian matematika yang disebut dunia matematika.Pemodelan matematika dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah di berbagai bidang seperti ekonomi, teknik, sains bahkan dunia kedokteran dan bidan keahlian.Model matematika yang digunakan untuk mencari penyelesaian suatu masalah dalam kehidupan nyata dengan menetapkan asumsi-asumsi mendasar dan pencarian solusi model baik secara analisis maupun secara numerik.Beberapa peneliti telah melakukan pengembangan model matematika tentang penyakit cacar air, diantaranya yaitu yang dalam artikelnya mengkaji tentang penyakit cacar air yaitu analisis kestabilan  model  epidemik  SEIR pada cacar air dengan sistem imunisasi, dimana membahas tiga  kasus  pada  model  penyakit  cacar  air    dengan  adanya sistem  imunisasi  sepertipemberian  vaksin,  dan  diberikan kesimpulan bahwa dengan pemberian vaksinasi yang dapat menghambat atau  mencegah adanya penyebaran penyakit cacar air. Begitu juga  dengan  artikelyangmembahas tentang perilaku model epidemi penyakit cacar air dengan kontrol vaksinasi untuk menemukan cara efektif mencegah penularan penyakit ini dengan melakukan vaksinasi.

 Cacar Air Varicella adalah nama latin dari cacar air. Penyakit ini merupakan penyakit sangat menular yang disebabkan oleh virusvaricella  zoster  virus. Cacar  airdapat  menyebar  dengan  mudah  dari  orang  terinfeksi  ke  siapapun  yang belum  terkenacacar  airsebelumnya  dan  belum  mendapat vaksincacar air. Penularan penyakit cacar airdapat terjadi melalui  cara  yaitupartikel cairan  yang  dikeluarkan  dari mulut   pada   waktu   bersin,   batuk   atau   berbicara   yang mengandung kuman penyakit, yaitu virus Vericella-zosteryang masuk ke dalam tubuh orang sehat dan melalui kontak langsung. Setelah masuk ke tubuh manusia, virus akan memperbanyak diri dan menyebar ke jaringan setempat melalui aliran darah dan aliran getah bening. Seminggu kemudian, virus ini mulai menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah dan juga menuju ke kulit sehingga implikasinya bisa menimbulkan begitu banyak benjolan–benjolan yang berisi cairan. Setelah itu, virus ini juga akan kembali masuk ke saluran pernafasan. Melalui saluran pernafasan inilah yang akan menyebabkan virus menyebar ke orang lain.Penyakit ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya serangan berulang saat individu tersebut mengalami panurunan daya tahan tubuh. Penyakit ini diberikan penanganan cacar air atau treatment seperti edukasi, pengobatan dan perawatan.Individu yang terinfeksi oleh penyakit ini yang melakukan treatment akan lebih cepat sembuh daripada yang tidak di treatment.

Komentar